Pelacak Suar RF Pemulihan UAV (Non-GSM / Non-Satelit, Desain Anti-Interferensi)
Daftar isi
Deskripsi
UAV Recovery RF Beacon Tracker adalah solusi pelacakan khusus yang dirancang untuk pengoperasian drone di lingkungan terpencil dan menantang di mana konektivitas GSM dan internet tidak tersedia.
Berbeda dengan GPS konvensional atau pelacak satelit, perangkat ini menggunakan teknologi suar RF berdaya rendah untuk memastikan tidak ada gangguan pada sistem navigasi UAV.
Jika terjadi kecelakaan, pelacak secara otomatis mengaktifkan dan mengirimkan sinyal radio yang dapat dipulihkan, memungkinkan lokasi UAV dengan cepat bahkan di vegetasi padat atau lingkungan perairan.
Ikhtisar
Pelacak ini dibuat khusus untuk pemulihan UAV di bidang kehutanan, pertambangan, dan operasi di luar jaringan.
Pelacak satelit tradisional sering kali mengirimkan sinyal berkekuatan tinggi yang dapat mengganggu sistem GNSS onboard, menyebabkan ketidakstabilan penerbangan atau pemicu kegagalan yang tidak disengaja.
Untuk mengatasi masalah ini, UAV Recovery RF Beacon Tracker mengadopsi arsitektur pasif-aman selama penerbangan dan aktif hanya setelah terjadi tabrakan atau kehilangan daya terdeteksi.
Dengan menggabungkan transmisi RF berdaya sangat rendah dengan housing tahan air yang kuat, sistem ini memastikan pemulihan pasca-kecelakaan yang andal tanpa mengorbankan keselamatan penerbangan.
fitur
Nol Interferensi GNSS
- Suar RF beroperasi pada pita frekuensi khusus
- Tidak ada dampak pada GPS UAV atau sistem kontrol penerbangan
Transmisi yang Diaktifkan Kecelakaan
- Aktivasi otomatis melalui:
- Deteksi dampak
- Pemutusan listrik
- Memastikan sinyal hanya dikirim saat dibutuhkan
Pelacakan Suar RF Jarak Jauh
- Pelacakan arah menggunakan penerima genggam
- Kisaran tipikal: 3–15 km (tergantung pada medan)
Konsumsi Daya Sangat Rendah
- Transmisi terus menerus selama beberapa hari setelah kecelakaan
- Dioptimalkan untuk misi pemulihan jangka panjang
Tahan air & Desain Kasar
- IP67 / tingkat perlindungan IP68
- Beroperasi di:
- Hujan lebat
- lahan basah
- Skenario perendaman air
ringan & Kompak
- Dirancang khusus untuk kendala muatan UAV
Bel Suara Opsional
- Membantu pemulihan jarak dekat di vegetasi lebat
spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Pemosisian | GNSS opsional (pencatatan saja, tidak ada transmisi selama penerbangan) |
| Komunikasi | Suar RF (VHF / UHF / 433 MHz opsional) |
| Daya Transmisi | Daya rendah (dapat dikonfigurasi) |
| Modus Aktivasi | Menabrak / Dampak / Kehilangan daya |
| Rentang Pelacakan | 3–15 km (tergantung pada garis pandang) |
| Daya tahan baterai | 48–120 jam (pasca aktivasi) |
| Peringkat Tahan Air | IP67 / IP68 |
| Berat | < 100 g (disesuaikan) |
| Suhu Operasional | -20° C hingga +60 ° C. |
| pemasangan | Luar / pemasangan UAV tertanam |
| Fitur opsional | Bel, strobo LED, pencatatan data |
Aplikasi
Operasi UAV
- Pemetaan kehutanan
- Survei & inspeksi
- misi BVLOS
- Drone pertanian
Terpencil & Lingkungan yang Keras
- Kawasan hutan lebat
- Daerah pegunungan
- Lahan basah dan sungai
Kasus Penggunaan Industri
- Operasi penambangan
- Inspeksi pipa
- Pemantauan infrastruktur
Pemulihan & Keamanan
- Pemulihan kecelakaan UAV
- Pelacakan peralatan di area off-grid



iVcan.com –
Kami sedang menjajaki opsi pelacak GPS untuk mendukung operasi UAV kami.
Sebagai latar belakang, wilayah operasional kami berada di lokasi kehutanan terpencil dimana konektivitas internet tidak tersedia, dan di banyak lokasi, sinyal GSM juga tidak ada sama sekali.
Berdasarkan pengalaman kami, ketika UAV jatuh, unit ini sering jatuh ke dalam vegetasi yang lebat, sehingga sangat sulit untuk ditemukan dan terkadang memerlukan beberapa hari pencarian.
Untuk meningkatkan kemampuan pemulihan kami, kami mencari rekomendasi Anda mengenai model pelacak yang sesuai untuk kondisi yang menantang ini.
Sebelumnya, kami menguji beberapa pelacak GPS berbasis satelit yang masing-masing mengirimkan data lokasi 30 menit.
Namun, selama operasi UAV, perangkat ini menyebabkan gangguan komunikasi pada sistem GPS drone, yang berulang kali memicu fungsi Return-to-Home yang gagal.
Mengingat tantangan-tantangan ini, kami sangat menghargai saran Anda mengenai solusi pelacak yang paling tepat dan andal untuk pengoperasian UAV di jarak jauh, non-GSM, dan lingkungan non-internet.
Idealnya, pelacaknya juga harus tahan air, jika UAV jatuh ke air, unit masih dapat ditemukan.