Jarak Maksimum Pengukuran Kamera Termal & Panduan FOV

Tim perangkat lunak kami baru-baru ini menerima beberapa pertanyaan klien mengenai kinerja dan keterbatasan kamera termal kami:

  1. “Berapa FOV yang tepat untuk kamera termal 9,7 mm dan 6,8 mm?”
  2. “Asumsikan sebuah benda persegi berukuran 30×30cm pada suhu 150°C, berapa jarak maksimum untuk pembacaan suhu yang akurat?”
  3. “Berapa lama kamera bisa terkena sinar matahari langsung tanpa mengalami kerusakan? Kami sebelumnya mengamati artefak pada kamera termal 9,7 mm tanpa modul suhu.”
Ethernet Thermal Camera -20–150°C or 0–550°C Options with rj45
Kamera Termal Ethernet -20–150°C atau 0–550°C Opsi dengan rj45

Untuk mengatasi kekhawatiran ini, kami menyusun a FAQ yang komprehensif menutupi bidang pandang lensa, jarak pengukuran optimal untuk target yang berbeda, dan pedoman penggunaan yang aman di bawah sinar matahari langsung. Panduan ini memberikan penjelasan yang jelas, jawaban berdasarkan data untuk membantu pengguna memaksimalkan kinerja dan umur panjang peralatan pencitraan termal mereka.

Q1: Berapa FOV yang tepat untuk kamera termal 9,7 mm dan 6,8 mm?

SEBUAH: Bidang pandang yang khas (FOV) untuk kamera termal LWIR standar adalah sekitar:

LensaFOV HorisontalFOV vertikalFOV Diagonal
6.8 mm~26°~20°~32°
9.7 mm~18°~14°~22°

Catatan: FOV sebenarnya bergantung pada ukuran sensor dan desain lensa tertentu. Silakan merujuk ke lembar data kamera untuk mengetahui angka pastinya.


Q2: Untuk benda persegi berukuran 30×30cm pada suhu 150°C, berapa jarak maksimum untuk pengukuran suhu yang akurat?

SEBUAH: Pengukuran yang akurat mengharuskan target mencakup jumlah piksel yang cukup pada sensor termal. Menggunakan sensor resolusi 640×512 dan mengasumsikan setidaknya 3×3 piksel per target untuk pembacaan yang stabil:

  • 9.7 lensa mm: jarak maksimum ≈ 200 M
  • 6.8 lensa mm: jarak maksimum ≈ 140 M

Catatan: Ini adalah perkiraan yang ideal. Jarak efektif sebenarnya mungkin lebih rendah karena penyerapan atmosfer, emisivitas target, dan kondisi lingkungan. Untuk pembacaan yang lebih akurat, pertimbangkan untuk menggunakan cakupan piksel 5×5 sebagai ambang batas konservatif.


Q3: Berapa lama kamera dapat terkena sinar matahari langsung tanpa mengalami kerusakan?

SEBUAH: Sensor termal sensitif terhadap radiasi infra merah dan bersifat tidak dirancang untuk paparan sinar matahari langsung atau sumber panas yang intens dalam waktu lama.

  • Paparan langsung dalam waktu lama dapat menyebabkan artefak gambar, kebisingan, atau degradasi sensor permanen.
  • Kebanyakan produsen menyarankan menghindari sinar matahari langsung terus menerus pada lensa, terutama tanpa filter pelindung atau modul suhu.
  • Eksposur singkat mungkin aman, namun durasi aman yang tepat bergantung pada lapisan lensa, jenis sensor, dan desain pendingin.

Rekomendasi: Selalu meminimalkan paparan sinar matahari langsung dan gunakan tabir surya atau peneduh jika memungkinkan.

Berikan pertanyaan

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨