TV Filipina mengadopsi sistem ISDB-T Jepang

TV Filipina akan mengadopsi sistem ISDBT Jepang

Pemerintah telah memilih untuk mengadopsi sistem Jepang untuk migrasi Filipina ke televisi digital 2015. Malacañan mengumumkan pada hari Selasa bahwa semua operasi TV di negara itu akan mengikuti sistem Terestrial Penyiaran Digital Layanan Terpadu Jepang atau ISDBT. Sekretaris Komunikasi Kepresidenan Sonny Coloma menjelaskan saluran peringatan darurat yang ada di ISDBT akan memudahkan pemerintah menyampaikan peringatan darurat kepada masyarakat..

Perangkat TV konvensional bisa dibuat “siap digital” dengan menempelkannya ke kotak set-up yang harganya sekitar P1.000.

Komisi Telekomunikasi Nasional diharapkan dapat membuat peraturan pelaksanaan migrasi ke televisi digital sebelum tahun ini berakhir. Sekretaris Coloma berkata: “Penerapan sistem ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk tidak menimbulkan korban jiwa pada saat terjadi bencana, seperti pengalaman Jepang ketika sistem dengan cepat memberikan peringatan tsunami setelah bencana bulan Maret yang menghancurkan 2011 Gempa Tohoku.” VCAN memproduksi banyak ISDB-T untuk Filipina guna memenuhi standar TV Jepang, termasuk Satu tuner satu antenaISDB-T5005, dua tuner dua antena isdb-t4800, 2 tuner 2 antena isdb-t6800, empat tuner empat antena ISDB-T7800, gratis satu segmen ISDB-T5005, ISDB-T5009 dan prabayar penuh seg b-cas ISDB-T4800, ISDB-T5800, ISDB-T6800, dan ISDB-T7800, kecuali kotak penerima TV, dan juga TV monitor table stand 7 inci ISDB-T7030 dan TV monitor portabel 9 inci ISDB-T9030, juga termasuk navigasi GPS mobil dengan penerima ISDB-T, untuk lebih banyak produk, silahkan hubungi bisa.

Berikan pertanyaan

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨