Penguat Tegangan Kebisingan Rendah DC–200 MHz dengan Penguatan yang Dapat Dialihkan (20 dB / 40 dB) dan Attenuator Digital Terintegrasi
Daftar isi
Ikhtisar
Tegangan Kebisingan Rendah DC–200 MHz Amplifier dibuat khusus, solusi pengkondisian sinyal berkinerja tinggi yang dirancang untuk aplikasi pita lebar dan kebisingan sangat rendah. Sistem ini mengintegrasikan penguat kebisingan rendah gain tinggi (LNA) dan attenuator yang dikontrol secara digital, memberikan kontrol penguatan yang fleksibel sambil mempertahankan integritas sinyal yang sangat baik.
Desainnya terdiri dari dua modul inti:
-
43 dB Penguat Kebisingan Rendah (Bandwidth DC–200MHz)
-
31 dB Attenuator yang Dikontrol Secara Digital (1 resolusi langkah dB)
Amplifier menyediakan default 40 konfigurasi penguatan dB, dengan internal 20 kemampuan redaman dB dan redaman keluaran tambahan yang dapat diprogram. Hal ini memastikan kompatibilitas dengan input ADC yang sensitif dan mencegah saturasi dengan memungkinkan penyesuaian level sinyal yang tepat.
Dirancang untuk laboratorium, instrumentasi, dan sistem akuisisi data berkecepatan tinggi, amplifier beroperasi dari satu +12 V persediaan dan fitur 50 Ω impedansi input/output dengan kopling DC di seluruh jalur sinyal.
fitur
-
Operasi pita lebar: DC ke 200 MHz
-
Kebisingan masukan sangat rendah: Target 1.2 nV/√Hz
-
Tingkat penguatan yang dapat diubah: 20 dB (×10) dan 40 dB (×100)
-
terpadu 31 dB attenuator yang dikontrol secara digital (1 langkah dB)
-
Opsi redaman internal untuk mendapatkan fleksibilitas
-
Waktu naik/turun yang cepat: ≤ 1.8 ns
-
50 Ω impedansi masukan dan keluaran
-
Jalur sinyal berpasangan DC
-
Tunggal +12 V operasi catu daya
-
Konektor SMA untuk input/output sinyal RF
-
Arsitektur modular yang ringkas
spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Bandwidth | DC ke 200 MHz |
| Keuntungan Nominal | 40 dB (kegagalan) |
| Keuntungan yang Dapat Dialihkan | 20 dB / 40 dB |
| Atenuasi Tambahan | 1–31 dB kontrol digital |
| Rentang Kontrol Penguatan Total | 9 db ke 43 dB (dapat dikonfigurasi) |
| Kepadatan Kebisingan Masukan | 1.2 nV/√Hz (sasaran yang khas) |
| Input Impedance | 50 aduh |
| Impedansi Keluaran | 50 aduh |
| Kopel | DC |
| Waktu Naik/Turun | ≤ 1.8 ns |
| Sumber Daya listrik | +12 V DC |
| konektor | SMA (Memasukkan & Keluaran) |
Aplikasi
-
Pengkondisian sinyal front-end ADC berkecepatan tinggi
-
Amplifikasi sinyal sensor pita lebar
-
Osiloskop dan peningkatan sistem pengukuran
-
Amplifikasi broadband RF dan IF
-
Instrumentasi laboratorium
-
Penelitian ilmiah dan eksperimen fisika
-
Sistem deteksi sinyal tingkat rendah
FAQ
Q: What is the digital interface of the 200 MHz amplifier?
SEBUAH: The amplifier includes a simple digital control input used to switch attenuation levels.
- When the control pin is left floating, the amplifier operates at full gain.
- When the control pin is connected to ground, the signal is attenuated by 20 dB.
This provides an easy way to toggle between gain states (misalnya, 20 dB and 40 dB) without requiring complex control circuitry.
Q1: Is the DC–200 MHz amplifier an operational amplifier or an RF low-noise amplifier?
SEBUAH: This product is an RF low-noise amplifier (LNA), not an operational amplifier. It is specifically designed for high-frequency signal amplification dengan:
- 50 Ω input/output impedance
- SMA RF connectors
- Wide bandwidth from DC to 200 MHz
Unlike operational amplifiers, which are typically used in low-frequency analog circuits, this amplifier is optimized for RF and high-speed signal applications such as measurement systems and signal conditioning.
Q1: Bagaimana keuntungannya dialihkan?
Amplifier mendukung penguatan yang dapat dialihkan (20 dB / 40 dB) melalui konfigurasi internal. Kontrol penguatan dapat diimplementasikan menggunakan peralihan perangkat keras atau redaman digital tergantung pada kebutuhan sistem.
Q2: Dapatkah output dilemahkan untuk mencegah saturasi ADC?
iya nih. Desainnya mencakup attenuator yang dikontrol secara digital dengan 1 resolusi langkah dB (hingga 31 dB). Hal ini memungkinkan kontrol tingkat output yang tepat dan mencegah overdrive ADC.
Q3: Apakah amplifier sepenuhnya digabungkan dengan DC?
iya nih. Jalur sinyal digabungkan DC dari input ke output, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan amplifikasi sinyal frekuensi rendah atau DC.
Q4: Apakah itu memerlukan catu daya ganda?
Tidak. Unit ini beroperasi dari satu +12 power supply V DC.
P5: Apakah konfigurasi khusus tersedia?
iya nih. Dapatkan jangkauan, metode kontrol atenuasi, jenis kandang, dan opsi konektor dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan proyek Anda.



ulasan
Tidak ada ulasan.